Minggu, 03 Desember 2017

PIDATO UNTUK GURU DI HARI GURU NASIONAL SENIN,25 NOVEMBER 2013

Assalamualaikum wr.wb

Allhamdullilah,wasallatu wassalam alla muhammadibni abdullohi wa alla alihi wasohbihi wan tabiahu wawalah,a’mabakdu....

Yang terhormat ibu kepala madrasa ibtidaiyah,ibu gusti meliana,dan yang terhoramat bapak kepala sekolah  madrasa tsanawyah dan smk putra nusantara,bapak Drs.H.M.agus hamid.dan yang saya horamati seluruh dewan guru dan staf TU SAFINATUL HUSNA jakarta berserta teman teman seperjuangan.
Pertama-tama marilah kita panjatkan puja-puji syukur kehadirat Allah SWT beserta junjungan nabi Muhammad SAW atas rahmat dan hidayahnya, sehingga kita dapat berkumpul pada pagi yang cerah ini dalam keadaan sehat walafiat, sehingga kita dapat hadir dalam peringatan Hari Guru Nasional.
Bapak ibu guru yang saya hormati,
A man is a social being, yang berarti manusia adalah makhluk social, manusia tidak dapat hidup tanpa bantuan orang lain dalam segala bidang, terutama dalam bidan pendidikan ini. Dalam bidang pendidikan ini hanya ada satu orang yang dapat menyukseskan seluruh siswa di dunia ini, dialah seorang Guru. Menurut saya kedudukan seorang guru dapat disejajarkan dengan kedudukan seorang pahlawan, karena beban seorang guru sama beratnya dengan beban seorang pahlawan. Guru membimbing kita ke jalan yang benar, menyalurkan ilmu yang dia punya, dan yang paling terpenting adalah memberikan kasih sayang layaknya orangtua kepada seluruh siswa tanpa mengenal lelah
Mengingat betapa besar pengorbanan seorang guru kami calon generasi bangsa sangat bangga karena telah diberi kesempatan belajar dengan layak. Karena itu ijinkanlah saya mewakili teman- teman untuk mengucapkan selamat hari guru, dan kami semua meminta maaf jika sudah menjengkelkan bapak ibu guru, semoga ilmu yang telah kau berikan dapat bermanfaat bagi kita kedepannya, dan terimakasih yang sebesar-besarnya atas pengabdianmu selama ini di YAYASAN SAFINATUL HUSNA JAKARTA yang akan selalu terukir didalam hati seluruh siswa. Namamu akan selalu hidup dalam sanubari hingga ujung hayat kami.
Sekian yang dapat saya sampaikan,kurang lebihnya saya mohon maaf.

Billahi Taufik walhidyah wassalaamualaikum wr,wb.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar